Nasa Merilis Peta Terbaik Bulan Neptunus Triton

Bulan Neptunus Triton terlihat secara rinci dalam peta gres yang paling rinci yang pernah  NASA Merilis Peta Terbaik Bulan Neptunus Triton
Bulan Neptunus Triton terlihat secara rinci dalam peta gres yang paling rinci yang pernah di buat. Peta ini dibentuk menurut gambar yang diambil oleh pesawat ruang angkasa Voyager 2 yang dikumpulkan selama terbang melintas pada 25 Agustus 1989.

AstroNesia Seorang ilmuwan telah membuat peta global warna terbaik yang pernah di buat dari bulan terbesar Neptunus,Triton,menggunakan gambar yang diambil oleh pesawat ruang angkasa NASA 25 tahun yang lalu.

Paul Schenk dari Lunar and Planetary Institute di Houston membuat peta ini setelah merestorasi foto yang diambil oleh wahana Voyager 2 saat terbang melintas Neptunus dan Triton pada 25 Agustus 1989. Peta juga ini telah berkembang menjadi video detik-detik pertemuan bersejarah antara Triton dan Voyager 2 (Voyager 2 ialah satu-satunya wahana yang pernah mengunjungi sistem Neptunus).

Peta gres ini memiliki resolusi 1970 kaki (600 meter) per pixel, dapat membantu membawa kemisteriusan Triton kembali menjadi sorotan.

Dalam seperempat abad intervensi dan banyak penemuan, saya pikir kita cenderung lupa betapa aneh dan eksotisnya Triton!” Tulis Schenk dalam sebuah posting blog Kamis (21 Agustus).

Schenk membuat peta ini menggunakan filter hijau, biru dan oranye. Warnanya telah ditingkatkan untuk menonjolkan kontras tapi warnanya masih menunjukkan ibarat itulah warna Triton bergotong-royong kalau dilihat mata manusia, kata para pejabat NASA.

Tanpa di duga,wahana Voyager 2 dan New Horizons mempunyai kesamaan secara kebetulan. Wahana penyidik NASA New Horizons dijadwalkan akan menyebrangi orbit Neptunus hari Senin (25 Agustus), 25 tahun sehabis hari pertemuan Voyager 2 ini. New Horizons melesat menuju Pluto dan akan terbang melintas akrab Pluto pada 14 Juli 2015 dan akan menjadi wahana pertama yang akan melihat dengan baik Pluto dan Bulan-bulannya.

Baca :  10 Fakta Tentang Planet Neptunus

Hubungan antara Voyager 2 dan New Horizons tidak berhenti di situ; Triton dan Pluto sangat mirip satu sama lain dalam beberapa cara. Keduanya hanya sedikit lebih kecil dari bulan Bumi, memiliki atmosfer tipis yang di dominasi oleh nitrogen dan esnya mengandung karbon monoksida, karbon dioksida, metana, dan nitrogen di permukaan mereka, catat Schenk.

Apa yang akan kita lihat di Pluto? Tebakan berkisar antara geologi aktif dalam dingin dan kawah, jadi kami berada dalam sebuah musim panas yang menegangkan tahun depan!” katanya.

Triton sangat penting karena menawarkan petunjuk ibarat apa fitur geologi yang mungkin terlihat pada Pluto, mengingat bahwa remah es dari kedua objek ini mungkin agak mirip dan mungkin akan bereaksi dengan cara yang sama di bawah tekanan dan panas internal, tambahnya. “Jadi kalau ada gunung berapi di Pluto, mereka sanggup terlihat sama dengan yang kita lihat di Triton.”

Voyager 2 diluncurkan pada Agustus 1977, beberapa ahad sebelum kembarannya, Voyager 1. Pasangan ini melakukan grand tour di luar tata surya. Mereka telah mengirimkan gambar-gambar terbaik dari sistem Jupiter, Saturnus, Uranus dan Neptunus.

Voyager 1 dan Voyager 2 kemudian terbang terus menuju alam raya yang luas. Voyager 1 memasuki ruang antar bintang pada bulan Agustus 2012, dan Voyager 2 (yang mengambil rute berbeda melalui sistem surya) siap untuk melakukannya segera.

Selamat berpetualang Voyager,sampaikan salam hening umat insan pada kehidupan asing yang kalian jumpai. 

Hosting Unlimited Indonesia

Jangan lupa follow twitter kami di @Berita_astronomi
Sumber http://astronesia.blogspot.co.id/